Pengertian Nomina dan Pronomina Adalah
5 (100%) 3 votes

A. Pengertian Nomina

miralaonline.net – Nomina sering disebut dengan kata benda adalah semua benda dan semua hal yang dibendakan. Nomina dapat dilihat dari dua segi, yaitu segi semantik dan segi sintaksis. Dari segi semantik nomina adalah kata yang mengacu pada manusia, binatang, benda, dan konsep atau pengertian.
Nomina dan Pronomina

Nomina dan Pronomina

ciri-ciri Nomina :

1. Dalam kalimat yang predikatnya verba, nomina cenderung menduduki fungsi subjek, objek, atau pelengkap.
Contoh:
a. Pemerintah Kabupaten Klaten membangun jembatan. Kata Pemerintah Kabupaten dan jembatan menduduki fungsi subjek dan objek berupa nomina.
b. Paman Husein mencarikan kakak pekerjaan. Kata pekerjaan menduduki fungsi pelengkap dan berupa nomina.
c. Talita membeli jambu air. Kata Talita dan jambu air menduduki fungsi subjek dan objek dan berupa nomina.
d. Ayah membelikan aku buku cerita. Kata buku cerita menduduki fungsi pelengkap dan berupa nomina.
2. Nomina tidak dapat dijadikan bentuk ingkar dengan kata “tidak”. Kata pengingkar pada nomina adalah “bukan”
Contoh:
a. – Ikbal itu pelajar SMA
    – Ikbal itu tidak pelajar SMA
    – Ikbal itu bukan pelajar SMA
b. – Ibunya Pegawai Negeri Sipil
    – Ibunya tidak pegawai negeri sipil
    – Ibunya bukan pegawai negeri sipil
c.  – Ayahku pedagang hasil bumi
    – Ayahku tidak pedagang hasil bumi
    – Ayahku bukan pedagang hasil bumi
3. Nomina biasanya dapat diikuti oleh adjektiva baik secara langsung maupun dengan perantara “yang”.
Contoh:
a. buku >> nomina >> – dapat digabung dengan adjektiva buku tebal
                                 – dapat disisipi kata “yang” buku yang tebal
b. baju >> nomina >> – dapat digabung dengan adjektiva baju indah
                                – dapat disisipi kaata yang. baju yang indah
c. rumah >> nomina >> – dapat digabung dengan adjektiva rumah mewah
                                   – dapat disisipi kata yang. rumah yang mewah
d. mobil >> nomina >> – dapat digabung dengan adjektiva mobil rusak
                                    – dapat disisipi kaata yang. mobil yang rusak
4. Mempunyai potensi untuk didahului dengan partikel dari.
Contoh:
a. batu >> nomina >> dari batu
b. kertas >> nomina >> dari kertas
c. tepung >> nomina >> dari tepung
d. besi >> nomina >> dari besi
e. plastik >> nomina >> dari plastik
Selain itu nomina juga dapat mengalami proses lain seperti proses reduplikasi ataupun proses pemajemukan dengan kata lain.
Contoh:
reduplikasi = buku-buku, mobil-mobil, orang-orangan, kekanak-kanakan.

kata majemuk = bawah tanah, peran serta, tumpang tindih.


 

B. Pronomina

Pronomina adalah kata yang dipakai untuk mengacu ke nomina lain atau untuk menggantikan nomina lain. Misalnya, nomina guru dapat diacu dengan pronomina dia atau ia.
 

Adapun ciri-ciri pronomina adalah sebagai berikut:

  1. Pronomina menduduki posisi fungsi subjek dan objek. Bahkan kadang pada kalimat tertentu menduduki fungsi predikat.
  2. Acuannya dapat berpindah-pindah bergantung pada siapa yang menjadi pembicara, siapa yang menjadi pembaca, atau siapa yang dibicarakan
Pembagian pronomina dalam bahasa Indonesia didasarkan pada dua hal, yaitu dilihat dari hubungannya dengan nomina dan jelas tidaknya referennya. Dilihat dari hubungan dengan nomina, pronomina terbagi atas pronomina intratekstual pan pronomina ekstratekstual. Pronomina intratekstual adalah menggantikan nomina yang terdapat dalam wacana.
Contoh:
1. Bang Tigor sopir keluarga kami. Daerah asalnya Medan
2. Mang Miing penjaga kebun ayah. Rumahnya tidak jauh dari kebun itu
3. Dengan gayanya yang lemah lembut, Sutari membujuk anak itu.
4. Dengan tutur katanya yang sopan, Kak Sita menyambut tamu yang datang.
pronomina ekstratekstual adalah menggantikan nomina yang terdapat di luar wacana.
Contoh:
1. itu yang kubaca.
2. kamu yang memetiknya.
3. Engkau jangan tidur.
Dilihat dari jelas tidaknya referennya, pronomina terdiri atas pronomina takrif dan pronomina taktakrif. pronomina takrif adalah pronomina yang menggantikan nomina yang referennya jelas. Pronomina tak takrif adalah ronomina yang tidak menunjuk pada orang atau benda tertentu. Yang termasuk pronomina takrif adalah pronomina persona. Pronomina persona adalah pronomina yang digunakan untuk mengacu ke orang. Pronomina persona terdiri atas:
1. Persona pertama
Yang termasuk dalam persona pertama adalah, saya. aku, dan daku.
2. Persona kedua
Persona kedua mempunyai bentuk tunggal dan jamak. Yang termasuk kedalam persona kedua tunggal adalah engkau, kamu, anda, dikau, kau-, dan -mu. Yang termasuk persona kedua jamak adalah kalian dan persona kedua ditambah sekalian.
3. Persona ketiga
Persona ketiga ada dua macam, yaitu persona ketiga tunggal dan persona ketiga jamak. Yang termasuk ersona ketiga tunggal adalah ia, dia, -nya, beliau. Yang termasuk persona ketiga jamak adalah mereka. persona mereka hanya dipakai untuk insan saja.

dikutip dari : gurupendidikan.co.id